SEJARAH

Tentang KIK

ProgramStudi (Prodi) Magister Kajian Ilmu Kepolisian (KIK) merupakan   salah satu prodi baru di lingkungan Pascasarjana Universitas Airlangga. Prodi Kajian Ilmu Kepolisian Pascasarjana Universitas Airlangga merupakan hasil kerjasama dengan Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia.
Pendidikan Magister Kajian Ilmu Kepolisian (KIK) ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Airlangga (UA) Nomor 8979/H3/KR/2012 tentang Pendirian Program Studi Magister Kajian Ilmu Kepolisian (KIK), serta Surat Keputusan Rektor Universitas Airlangga (UA) Nomor 26/UN3/KR/2013 tentang Ijin Penyelenggaraan Program Studi Magister Kajian Ilmu Kepolisian (KIK) UA. Penetapan Rektor ini sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Universitas Airlangga sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2006
Prodi ini menawarkan pendidikan di bidang Ilmu kepolisian  yang akan mampu menghasilkan peserta didik yang berkemampuan akademik yang bermutu internasional. Menghasilkan lulusan Magister Sains (M.Si) yang unggul dan mampu bersaing secara nasional, regional dan internasional di bidang ilmu kepolisian, serta mengembangkan dan menerapkan ilmu kepolisian untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
KurikulumProgram Studi Magister  KIK  Universitas Airlangga tidak berbeda jauh dengan kurikulum KIK Universitas Indonesia, yang didesain berdasarkan kompetensi yang telah disesuaikan dengan ekspektasi pasar kerja dan disesuaikan dengan kurikulum Pascasarjana Universitas Airlangga. Kurikulum dimaksud menawarkan 3 (tiga) minat studi, yaitu (1) Minat Managemen Security, (2) Minat Hukum Kepolisian dan (3) Administrasi Kepolisian.  Penyelenggaraan Prodi KIK Universitas Airlangga menggunakan Sistem Kredit Semester sebagai upaya menunjang dan menopang efisiensi pendidikan sesuai dengan sistem pendidikan nasional.
Fenomena kejahatan yang terjadi di masyarakat serta penegakan hukum yang belum maksimal telah mendorong sebagian besar unsur di masyarakat mencoba  mencari pengetahuan dan informasi mengenai bagaimana ilmu kepolisian dapat berkembang sehingga berpengaruh pada kesadaran masyarakat terhadap penegakan hukum. Perubahan yang ada ini membuat pasar (market place) yaitu masyarakat, kalangan pemerintahan dan parlemen, pihak industri dan perusahaan di Indonesia mempunyai ekspektasi yang lebih terhadap mutu/kualitas dari lulusan suatu universitas untuk turut berperan dalam mengatasi masalah tersebut. Mereka menuntut para lulusan yang profesional untuk menghadapi tantangan kemajuan jaman dan globalisasi