CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN KEPOLISIAN

Capaian Pembelajaran (Learning Outcomedan sub Capaian pembelajaran

Capaian pembelajaran dari Program Studi Magister Kajian Ilmu Kepolisian, tidak hanya mengacu pada Visi, Misi, dan Profil lulusan, tetapi juga mengacu pada tuntutan capaian pembelajaran yang ditentukan oleh KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) yang dikeluarkan oleh DIKTI.
Selanjutnya setelah menyelesaikan pendidikan diProgram Studi Magister Kajian Ilmu Kepolisian pada Program Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, diharapkan  lulusan akan mampu :
A.  Mampu menggali informasi serta menjalin komunikasi dengan masyarakat dan aparat penegak hukum lain secara profesional serta mampu merumuskan kebijakan terkait dengan permasalahan sosial dan hukum (Communicator).
  1. memiliki keahlian di bidang teori dan praktik terkait dengan kajian Ilmu Kepolisian sebagai bekal untuk menggali informasi serta menjalin komunikasi dengan masyarakat maupun aparat penegak hukum lain secara benar dan bertanggung jawab.
  2. mengidentifikasi dan mengkategorikan informasi yang masuk terkait dengan masalah social dan hukum serta mampu berkoordinasi lintas keilmuan, maupun dengan masyarakat/klien terkait masalah social dan hukum .
  3. membantu dan mendiskusikan serta merumuskan kebijakan yang terkait dengan permasalahan social dan hukum secara profesional yang sekiranya membawa manfaat masyarakat dan aparat penegak hukum lain
B. Mampu memecahkan masalah, membuat keputusan serta mengambil kebijakan, baik pada tataran unit, bagian pada instansi pemerintah maupun instansi swasta (Desicion maker).
  1. menginventaris, memetakan serta menganalisis masalah sosial dan hukum dari sudut pandang hukum dan non hukum.
  2. menerapkan metode yang tepat dalam menyelesaikan masalah social dan hukum berdasarkan bukti ilmiah dan bukti nyata, akurat serta dapat dipertanggung jawabkan.
  3. membuat dan mengambil keputusan dengan benar, tepat serta bermanfaat bagi masyararakat maupun institusi yang membutuhkan
C. Mampu menyelesaikan permasalahan sosial dan hukum secara profesional  dan proporsional dengan tetap menjaga etika dan moral agama (Arbiter).
  1. membuat serta mencatat permasalahan yang diajukan oleh masyarakat
  2. mengidentifikasikan konsep, prinsip dan kaidah dasar yang terkait dengan permasalahan social yang dihadapi;
  3. Memberikan argumentasi atas masalah-masalah sosial dan hukum dari pendekatan hukum dan non hukum dengan tetap memperhatikan etika dan moral agama.
D. Mampu menyelesaikan permasalahan yang timbul dalam masyarakat (Adaptif)
  1. menganalisis perkembangan masalah sosial dan kriminalitas yang terjadi di masyarakat;
  2. mengimplementasikan peraturan perundang-undangan yang berlaku sesuai harapan serta bermanfaat bagi kehidupan masyarakat
E. Mampu mengelola instansi di berbagai daerah maupun sebagai legal staff pada instansi tersebut (Mandiri).
  1. memiliki kemampuan tata laksana organisasi yang baik dan benar, terpadu serta holistic guna menangani masalah-masalah sosial dan hukum
  2. mengidentifikasi permasalahan sosial dan hukum.
  3. menyiapkan gelar perkara serta menyiapkan dan membuat draft  legal opinion yang dibutuhkan serta bermanfaat bagi instansi pemerintah maupun swasta secara benar dan bertanggung jawab.
F. Mampu melakukan penelitian mandiri atau tergabung dalam tim peneliti pada lembaga penelitian terkait di bidang administrasi, sosial dan hukum yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan secara professional, dengan menjaga etika (Researcher).
  1. membuat proposal penelitian di bidang sdministrasi, sosial dan hukum sesuai dengan permasalahan yang dihadapi secara benar
  2. melaksanakan dan membuat laporan hasil penelitian di bidang administrasi, sosial dan hukum
  3. menyusun karya ilmiah teruji, original serta diakui secara nasional maupun internasional dalam bentuk publikasi hasil penelitian secara saintifik pada jurnal ilmiah yang terakreditasi.